BELI HP DI LAZADA (WWW.LAZADA.CO.ID) [sharing pengalaman]

Saya mau cerita tentang pengalaman saya beli barang berupa handphone dengan tawaran harga murah diskon besar di lazada dengan alamat websitenya www.lazada.co.id. Saya sekitar pertengahan Juli 2012 melihat iklan besar-besaran lazada di berbagai situs, mulai dari facebook, youtube, google, serta di berbagai situs lain yang memasang google adsence di situs mereka. Melihat iklan, saya klik maka masuk ke situsnya www.lazada.co.id

Desain website  lazada yang bagus membuat saya percaya bahwa ini situs beneran bukan penipuan atau situs abal-abal. Kan sekarang banyak situs abal-abal yang menjual handphone dengan tawaran harga murah tapi penipuan. Nah, saya lihat ada handphone dengan harga murah, saya beli lalu transfer dan konfirmasi di situsnya tersebut.

Dua hari kemudian, saya pesan lagi dengan total belanja 2jutaan. Tapi pesanan saya tersebut saya cancel dan pihak lazada menyetujuinya untuk dicancel. Saya kirim email dan juga komen di facebook lazada di http://facebook.com/lazadaid. Alasan saya cancel karena saya menmukan tempat yang lebih murah di lazada, yaitu di toko nyata, bukan toko online, jadi saya belanja offline. Pihak lazada bilang bahwa maksimum 7 hari uang akan ditransfer untuk refund ke rekening saya.

Sekitar seminggu kemudian, hp pesanan pertama saya sampai ke tempat saya. berikut foto kardusnya:

kardus-pembelian-barang-di-lazada-barang-benar-dikirim-bukan-penipuan-penipu

kardus-pembelian-barang-di-lazada-barang-benar-dikirim-bukan-penipuan-penipu

Oke, pesanan pertama sudah beres, saya senang. Barang sama persis dengan yang ditampilkan di website. Lazada benar-benar toko online yang akan mengirim barang ke alamat dan bukan lazada penipuan penipu.

Terus, pesanan kedua saya yang saya request dicancel, yang disetujui untuk direfund dan katanya di email akan ditransfer maksimum 7 hari kerja, yang ini yang belum beres. Sampai saat ini saya masih terus menunggu sudah ada 15 hari (ketika artikel ini ditulis). Email saya sudah ada 5 hari juga belum dibalas. Saya cek di mutasi rekening saya juga belum ada transferan. Oke, positif thinking aja, barang kali sana masih sibuk. Yang penting sebagai persiapan, saya menyimpan semua bukti-bukti. Saya rekam, captur dll diskusi di FB, email, proses transfer dan bukti transfer, sebagai bahan laporan ke pihak terkait misalnya ke BCA atau ke kantor polisi atau ke surat pembaca di koran jika muncul sesuatu yang tidak diinginkan.

Kesimpulan dari artikel ini:

-Lazada adalah online shop yang benar-benar mengirim barang pesanan kita ke alamat kita, bukan penipuan.

-Customer supportnya lambat dalam mensupport customernya. Jika melihat keluhan-keluhan teman lain. Silakan lihat langsung di FB-nya. Banyak yang kirim email lambat dibalas atau tidak dibalas. Begitu kirim langsung dibalas sama mesin (bukan orang). Telpon juga dijawab mesin mulu, ngabisin pulsa. Nyoba telpon berulang-ulang sampai ngabisin pulsa banyak mungkin baru bisa nyambung.

Semoga dengan posting ini pelayanan lazada makin ditingkatkan lagi agar customer puas.

—-Referensi lain belanja online barang elektronik:

http://glodokshop.com —> saya pernah pesan, support sangat baik.

http://rakuten.co.id  —> saya belum pernah pesan. Tidak tahu seperti apa layanannya.

Oya, saya himbau, hati-hati jika belanja barang melalui onlineshop di facebook. Banyak banget penipuan di sana.

Saya menulis tentang onlineshop di atas apa adanya sesuai pemahaman saya. Tidak bermaksud menjelekkan pihak manapun. Saya juga tidak ingin dituntut oleh pihak manapun. Tujuan saya hanya sharing pengalaman ke teman lagi yang lagi nyari informasi di internet. JIKA POSTING SAYA INI TIDAK BERKENAN, silakan  email ke admin@blogmoncrot.com untuk saya lakukan modifikasi atau penghapusan. Terima kasih.

 

—-update—-10 agustus 2012-siang—-

saya kembali posting di FB lazada, saya tidak digubris. Lihat, lainnya yg mau beli aja langsung ditanggapi. Giliran aku minta refund, dibiarkan.

 

Pengunjung datang dari kata kunci: